Jumat, Februari 24, 2017

PRIMIDA MESIR

Tiga piramid utama di dataran tinggi Giza dibangun untuk tiga Firaun dari dinasti keempat, yaitu : Cheops ( Khufu ), Chepren ( Khafre ), dan  Mycerinus ( Menkaure ). Mereka merupakan 3 generasi Firaun yang memerintah turun temurun mulai dari Kakek, anak dan cucu pada abad ke 26 SM. Jadi Piramid ini memang dibangun sebagai makam para Firaun tersebut. Dahulunya setiap piramid disini memiliki kompleks pemakamannya sendiri-sendiri serta tempat tinggal di tepi sungai dan kuil pemujaan dimana merupakan tempat pemujaan dari masing-masing Firaun yang seharusnya berlanjut terus selamanya walaupun mereka telah mati. Ketiga Piramid terletak

berbaris dalam urutan secara kronologis serta ukurannya sesuai dengan urutan para pharaoh mulai dari Cheops sampai dengan Mycerinus. Pintu masuk dari ketiga piramid semuanya menghadap ke utara dan dasarnya sejajar dengan keempat arah mata angin.
Piramid Cheops, dibangun sekitar tahun 2550 SM, piramid pertama yang terlihat begitu memasuki area Giza. Tingginya 146 meter. Setelah melalui waktu 4500 tahun, tinggi piramid ini menurun sekitar 9 meter. Sementara sampai saat ini masih diperdebatkan juga mengenai teknologi yang pasti untuk membangun piramid ini. Diperkirakan untuk membangun monumen yang megah ini diperlukan sekitar 10.000 orang tenaga kerja selama 11 tahun lamanya dengan menggunakan 2,3 juta batu kapur. Berat total dari piramid Cheops ini adalah 6.000.000 ton. Piramid Chepren hanya 3 meter lebih pendek dari Piramid Cheops. Kelihatannya lebih tinggi dari Piramid Cheops dikarenakan letaknya yang berada di dataran yang lebih tinggi. Bagian batu kapur yang membungkus bentuk aslinya masih menyelimuti puncaknya, sehingga membuat piramid Chepren ini menjadi piramid yang paling indah di Mesir.
Dan yang terakhir, Piramid Mycerinus milik cucu dari Cheops, yang paling kecil diantara ketiganya, mempunyai tinggi hanya 62 meter. Menurut legenda, daripada menaruh perhatiannya terhadap kematiannya, Mycerinus lebih senang untuk menghamburkan seluruh tenaga serta kekayaan bagi anak putrinya, sekaligus mencoba menjadi kekasih dari anaknya sendiri

SPHINX
Meringkuk di bawah ke tiga piramid tersebut terdapat Sphinx, patung singa berkepala manusia. Terbuat hampir seluruhnya dari batu dengan panjang 80 meter dan tinggi 22 meter. Disebut juga sebagai Abul-Hul ( Bapa dari Teror ), dengan senyuman misteriusnya. Banyak pendapat dikemukakan tentang identitas dari Sphinx ini sendiri. Ada yang mengatakan bahwa wajah dari Sphinx ini merupakan figur dari Raja Chepren, dimana piramidnya tepat berada di belakangnya. Sementara pendapat lain juga mengatakan bahwa figur dari Sphinx ini mewakilkan dewa lokal Horan. Tapi dapat dipastikan bahwa tujuan keberadaan Sphinx disini sebagai penjaga dari Piramid yang ada dibelakangnya.

GERBANG TUHAN (GOLDENT GATE)

Saya membagi satu rahasia kedatangan Tuhan Yesus yg kedua kali :
  1. Tuhan Yesus Dari Surga Turun di Bukit Zaitun dengan kemuliaan (Kisah Rasul 1:11, 12); 
  2. Tuhan Yesus Naik Keledai Muda  (Markus 11 : 1). 
  3. Pada Minggu Palem, Di eluk-elukan “Hosana, diberkati dalam nama Tuhan, diberkati kerajaan Daud, hosana ditempat yang maha tinggi. (Markus 11 : 9). 
  4. Tuhan Yesus tiba di Yerusalem dan masuk ke Bait Allah melalui Gerbang Emas ( Markus 11 : 10).  Nubuatan terjadi dalam Yehezkiel 44 :1-3, Yehezkiel 46 :12 “Pintu Gerbang Timur (Gerbang Emas harus ditutup manusia (oleh orang Turki) dan akan dibuka sendiri oleh Tuhan Yesus (Mesias-Allah Israel).
Karena orang Muslim takut akan terjadi Tuhan Yesus membuka Gerbang Emas itu maka untuk menghalanginya mereka membuat kuburan – kuburan di depan Gerbang Emas itu karena hal itu najis sehingga Tuhan tidak mungkin melewati  itempat itu, NAMUN SEGALA SESUATU TIDAK MUNGKIN BAGI MANUSIA TETAPI ITU MUNGKIN BAGI TUHAN..... 

Yesaya 55 : 11 : Demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.
 Foto : GERBANG EMAS YERUSALEM

HARI RAYA PONDOK DAUN

Sukot atau Sukkah (dalam Hebrew) atau biasa kita kenal dengan Pondok Daun atau biasa juga the Feast of Tabernacles

Hari raya Pondok Daun adalah sebuah hari raya Yahudi; merupakan perayaan pengucapan syukur atas hasil panen. Pada perayaan itu orang tinggal dalam pondok daun sebagai peringatan akan zaman pengembaraan dalam padang belantara Imamat 23:33-44.
Pada zaman Perjanjian Baru hari raya itu masih dikenal Yohanes 7:2-29

Biasanya orang yahudi membangun kemah atau tenda yang beratapkan daun palm atau paling tidak ada daun palm di kemahnya, orang yahudi yang religius biasanya tinggal di kemah selama 7 hari, tapi kalo yahudi yang tidak begitu teligius hanya datang berdoa atau berkunjung dan berdoa selama beberapa jam saja.


Kemah ini adalah tempat ibadah sentral yang dapat dipindah-pindahkan untuk bangsa Ibrani sejak masa mereka meninggalkan Mesir setelah peristiwa Exodus (pembebasan dari Mesir), hingga masa para hakim ketika mereka terlibat dalam upaya penaklukan negeri Kanaan, hingga unsur-unsurnya dijadikan bagian dari final Bait Allah yang final di Yerusalem sekitar abad ke-10 SM

Dalam Gereja Anglikan, Gereja Katolik Roma dan Gereja Ortodoks Timur, sebuah tabernakel adalah sebuah lemari atau kotak penyimpanan, khusus untuk menyimpan Sakramen yang telah disucikan: tubuh, darah, jiwa dan keilahian Yesus Kristus, dalam bentuk roti dan anggur, yang digunakan dalam ritus komuni suci.


Symbolizes the Millennium, when the earth will be ruled by Jesus Christ and His saints.

Symbolizes the future "Great White Throne Judgment" at which all of humanity not previously called will have the chance to hear the True Gospel and accept salvation. The Holy Days

Dalam Perjanjian Baru Yesus berkata dalam hari terakhir Sukot atau Pondok Daun

Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!

Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup.
Pada era sekarang perayaan Pondok Daun di Kota Yerusalem diakhiri dengan pawai kemenangan, segala bangsa-bangsa berkumpul dan berjalan kaki mengelilingi Kota Yerusalem. Berbagai Yel-yel "I Love Jesus, I Love Israel dan sebagainya sekalian membagikan cinderamata dari berbagai bangsa dan biasanya tukar menukar bendera. Khusus wakil Indonesia mebagi  Kipas sebagai cinderamata...

Saya terkesan dengan pengurapan minyak Narwastu mahal harganya dan langsung membayangkan saat Maria Magdalena berani meminyaki Tuhan Yesus dan dicemooh oleh Murid bahwa sebagai pemborosan. di kota Betania, (baca Mark. 14:3).

Jam